Membuat Beras Instan

Beras adalah pangan yang popular untuk penduduk di belahan timur dunia, termasuk Negara kita, Indonesia, sejajar dengan gandum untuk dunia belahan barat. Lebih dari 50% penduduk dunia mengkonsumsi beras dalam bentuk nasi atau bubur nasi dan hanya sedikit yang diolah dalam bentuk lain.
Di Indonesia beras adalah penyumbang kalori dan protein yang terbesar bagi penduduk.nasi yang dimasak dari beras biasa memerlukan waktu pemasakan 20-30 menit sampai tingkat kematangan yang dapat diterima. Bila ditambah prosesproses sebelumnya yang meliputi perendaman, pencucian dan pengukusan memerlukan waktu total sekitar 1 jam.
Persiapan nasi yang begitu lama untuk golongan tertentu, terutama yang sibuk, menjadi penghambat utama sehingga mereka malas memasak nasi. Karenanya banyak usaha-usaha telah di lakukan untuk menproduksi nasi cepat masak atau quick cooking rice atau disebut juga nasi instan, nasi cepat saji atau beras pasca tanak, dengan tujuan untuk mempercepat waktu pemasakan.
Jenis beras ini mempunyai cirri khas yaitu butir-butir berasnya dibuat porous(berpori-pori) sehingga air panas atau uap lebih cepat masuk ke dalamnya yang mengakibatkannya waktu menjadi masak menjadi jauh lebih cepat. Teknologi bagaimana membuat beras menjadi porous dan cara pengeringannya menentukan jenis dan mutu nasi instan yang dihasilkan. Nasi yang telah dikeringkan masih mampu menyerap air kembali dalam jumlah yang besar. Sifat inilah yang digunakkan dalam pemuatan nasi dan bubur instant dengan cara memasak lebih dahulu nasi samoai tanak lalu dikeringkan.
Nasi cepat masak harus dapat disiapkan dalam waktu 3-5 menit dan cara persiapannya harus sederhana. Setelah dimasak, produk tersebut harus sesuai dengan nasi biasa dalam hal rasa, aroma dan tekstur atau keempukkannya dan harus tinggi nilai gizinya(sama dengan nasi biasa), komposisinya seimbang dan mudah diproduksi dalam jumlah banyak.
Beras cepat masak yang dihasilkan dapat berbeda dalam jenis dan mutunya disebabkan adanya perbedaan dalam halkadar air, waktu dan suhu pemasakan awalketika membuat beras instant, kondisi pebgeringan, dan cara pembuatannya. Variasi mutu yang penting adalah dalam hal kecepatan pengolahan menjadi nasi, yang berkisar antara 10-15 menit, 5 menit, dan 1-2 menit.
Jenis-jenis proses yang digunakkan dalam pembuatan beras instant tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :
1. beras direndam dalam air sampai kadarnya 30%, lalu dimasak dengan air panas (50-60%) dengan atau tanpa menggunakan uap. Kemudian peebusan diteruskan sampai kadarnya 60-70% dan dikeringkan(8-14%)
2. beras direndam, direbus, dikukus dengan tekanan untuk membuat butir-butir beras tergelatinisasi, dikeringkan dengan suhu yang rendah untuk menghasilkan butir-butir beras yang agak berat dan mengkilat.
3. beras dipregelatinisasi, digiling atau ditekan untuk memperoleh butiran yang agak gepeng dan kemudian dikeringkan untuk memperoleh butiran yang relative kering dan mengkilat.
4. beras diberi perlakuan dengan udara panas yang mengalir cepat pada suhu 65,6-315,6ºC untuk membuat proses dekstrinasi pati dalam beras membuat perpori pori atau mengembangkan butiran beras.
5. beras diaron, kemudian dibekukan, dithawing(dicairkan kembali) dan dikeringkan.
6. metode Gun Puffing yang merupakan kombinasi dari perlakuan perlukan pendahuluan terhadap beras dengan penggunaan suhu dan tekanan tinggi diikuti dengan pengeluaran secara cepat ke dalam ruangan yang tekanannya lebih rendah.
7. nasi masak dengan pengeringan beku
8. perlakuan atau pemberian bahan kimia
9. kombinasi 2 atau lebih dari metode metode di atas.
10. metode metode lain.

Beberapa metode yang mudah dalam pembuatan nasi atau bubur instant yaitu :
a. MEtode Rendam-rebus-kukus-keringkan
Beras direndam dalam air. Kadar air beras meningkat menjadi 30%. Dilanjutkan selama 8-10 menit sehingga kadar airnya menjadi 65-70%. Lalu ditiriskan, didinginan dan pencucian dalam air dingin selama 1-2menit, dan dihamparkan untuk dikeringkan
b. metode pembekuan
bubur nasi kering dengan sifat organoleptik yang lebih baik dari bubur nasi yang beredar dipasaran dapat dibuat dengan cara :
1. beras direndam dalam larutan 1% Na-Sitrat selama 2jam
2. beras dicuci, diganti air baru dan dimasak selama 35menit menjadi bubur nasi.
3. bubur nasi yang diperoleh kemudian didinginkan, dan selanjutnya dibekukan pada suhu -20ºC selama 19jam.
4. selanjutnya dicairkan dalam air dingin yang mengalir selama 45menit, diperas dan dikeringkan pada suhu 60ºC sampai kering.
5. bubur kering ini dapat dimasak selama 5menit dengan penambahan air 1:10.
KESIMPULANNYA :
Beras adalah makanan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat orang belahan timur dunia. Beras juja dapat diubah dalam bentuk nasi. Didalam beras juja mengandung banyak sekali nutrisi yang dapat menyehatkan tubuh. Cara pengolahan beras sangat beraneka ragam.

 

Berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s